This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Hikmah. Show all posts
Showing posts with label Hikmah. Show all posts

Friday, September 7, 2012

Al Qur'an dan Embriologi #2


 Dahulu, para ilmuwan tidak mengetahui bahwa ketika manusia senantiasa mengalami perkembangan ketika manusia tersebut berada di dalam perut ibunya. Para ilmuwan baru mampu mengetahui dan memberikan ilustrasi sebuah janin yang berada di dalam perut ibunya ketika telah memasuki era sains modern.

Pada abad ke-2 masehi seorang ilmuwan bernama galen memberika gambaran tentang plasenta dan membrane fetal di dalam bukunya yang berjudul ‘On The Formation of The Fetus’. Akan tetapi, itu belum cukup untuk bisa menggambarkan tahapan-tahapan dalam perkembangan janin yang berada di dalam perut ibunya. Seorang ilmuwan bernama Streteer akhirnya mampu memberikan gambaran tentang tahap perkembangan janin pada abad ke 20. Streeter merupakan orang yang pertama kali yang menawarkan system pentahapan perkembangan embrio yang kemudian digantikan dengan system yang lebih akurat yang ditemukan oleh O’Rahilly (1972).

Jauh sebelum itu, Islam menggambarkan betapa majunya ilmu pengetahuan dalam ajaran-ajaran Islam. Pada 1400-an tahun yang lalu Rasulullah Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wa salam telah mampu menjelaskan tahap-tahap perkembangan embriologi dengan jelas dan sangat detail. Tahapan perkembangan embriologi yang disampaikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Salam sangat sesuai dengan penemuan-penemuan sains pada zaman modern. Para ilmuwan hanya mampu menjelaskan tahapan embriologi ketika telah ditemukannya mikroskop dan USG, sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wa Salam mampu menjelaskan tanpa menggunakan itu semua, beliau menjelaskan dengan petunjuk yang disampaikan Allah ta’ala lewat firman-Nya dalam Al Qur’anul Karim.
Allah Ta’ala berfirman :

“…Dia menjadikan kamu dalam kejadian demi kejadian dalam tiga kegelapan.” (QS. Az Zumar : 6)
Kata “dalam tiga kegelapan” yang dimaksudkan dalam ayat tersebut yaitu (1) Zhulmatul Bathni atau kegelapan perut, (2) Zhulmatur Rahmi atau kegelapan Rahim, dan (3) Zhulmatu Masyimah atau kegelapan ari-ari. Hal ini tidak bertentangan dalam penemuan yang dikembangkan pada zaman sains modern. Sains modern menjelaskan bahwa janin manusia berada di dalam tiga lapisan, yaitu (1) Dinding anterior abdomen, (2) Dinding Uterus, dan (3) Membran Amniotic (ari-ari identic dengan membran amniotic).

Allah Ta’ala berfirman :
Kemudian kami menjadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh (rahim).” (QS. Al Mu’minuun : 13)

Syaikh as-Sa’di menjelaskan Saripati atau Nuthfah adalah sesuatu yang keluar dari laki-laki dan dari perempuan. Kemudian ia menetap disebuah tempat yang kokoh yaitu Rahim.
Kita semua telah mengetahuinya, bahwa yang keluar dari laki-laki adalah sperma sementara yang keluar dari perempuan adalah ovum.

Setelah itu sperma dan ovum kemudian bercampur, seperti yang telah dijelaskan dalam Al Qur’anul Karim, yaitu :
 “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur…” (QS. Al Insan : 2)
Campuran tersebut kemudian membentuk zigot yang membelah diri menjadi blastocyst yang tertanam secara kuat di tempat yang kokoh (uterus).

Kemudian, Allah Ta’ala berfirman :
Kemudian nuthfah itu Kami jadikan ‘alaqah” (QS. Al Mu’minuun)

Kata ‘alaqah dalam bahasa arab memiliki 3 makna, yaitu lintah, sesuatu yang tergantung, atau segumpal darah.
Makna 1. ‘alaqah bermakna lintah. Pada usia 1-24 hari, embrio manusia yang menemopel pada endometrium tampak seperti lintah yang menempel dikulit. Tidak hanya itu, embrio yang mendapatkan dari endometrium deciduas juga mirip seperti seekor lintah yang mendapatkan darah dari tempat ia menempel. Professor Keith L. Moore mencoba membandingkan antara gambar lintah dan gambar embrio manusia pada usia 24 hari, hasilnya beliau menemukan bahwa banyak sekali kemiripan diantara gambar tersebut.


Gambar Lintah (atas) dibandingkan dengan gambar embrio usia 24 hari (bawah)
Makna 2. ‘alaqah bermanka sesuatu yang tergantung. Hal ini dapat kita lihat dari penempelan embrio manusia di uterus selama tahap ‘alaqah.
Makna 3. Segumpal darah. Selama tahap ‘alaqah ini terjadi pembentukan darah pada pembuluh darah tertutup sampai siklus metabolism selesai diplacenta. Inilah alasan mengapa embrio memiliki penampakan seperti gumpalan darah.
Demikianlah penjelasan dari 3 makna yang terdapat dalam kata ‘alaqah. Dalam penjelasan tersebut tidak ada satupun yang bertentangan dengan pengetahuan modern.

Allah Ta’ala berfirman :
kemudian ‘alaqah itu Kami jadikan mudhghah.” (QS. Al Mu’minuun : 14)
Mudhghah dapat berarti segumpal daging atau sesuatu yang dikunyah. Embrio manusia akan tampak seperti gumpalan daging atau sesuatu yang dikunyah pada akhir minggu keempat. Tampilan primordial dari vertebrae terlihat seperti sesuatu yang dikunyah.


Kemudian, Allah Ta’ala berfirman :
Kemudian Kami jadikan mudhghah itu ‘idzhaman (tulang belulang), lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan lahma (otot).” (QS. Al Mu’minuun : 14)
Ayat ini menjelaskan bahwa setelah tahap mudhghah, tulang terbentuk terlebih dahulu (sebagai model kartilago) kemudian otot berkembang dan menyelimuti tulang-tulang tersebut.

Allah Ta’ala berfirman :
kemudian Kami menjadikannya makhluk yang berbentuk lain.” (QS. Al Mu’minuun : 14)
Tulang dan otot yang terbentuk menghasilkan makhluk dengan bentuk yang berbeda. Hal ini bisa kita lihat pada akhir minggu kedelapan. Pada masa ini, embrio telah memiliki bakal dari organ-organ tubuh baik internal maupun eksternal dengan karakter yang khusus. Setelah minggu kedelapan embrio tersebut memiliki panggilan baru, yaitu fetus. Hal ini menjadikannya sebagai makhluk baru yang memiliki bentuk lain.

Allah Ta’ala berfirman :
dan Dia memberimu pendengaran, penglihatan, dan hati nurani” (QS. An Nahl : 78)
Indra-indra khusus seperti pendengaran, penglihatan dan peraba berkembang pada fase ini secara bertahap, sesuai yang dijelaskan pada ayat tersebut. Bakal telinga internal tampak lebih dulu, kemudian mata, dan yang terakhir otak. Dengan otak inilah manusia dapat mengembangkan pemahaman dan mampu membedakan antara yang baik dan buruk (hati nurani).

Tidak hanya sampai disitu, Allah menjelaskan kelanjutan dari apa yang terjadi didalam Rahim yang tertuang dalam firmanNya yaitu :
kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna.” (QS. Al Hajj : 5)

Ayat tersebut menjelaskan bahwa embrio pada dasarnya tersusun atas jaringan yang berdiferensiasi (sempurna kejadiannya)dan jaringan yang tidak berdiferensiasi (tidak sempurna).

Demikianlah Allah menjelaskan tahap perkembangan embriologi, sungguh Maha Suci Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Tahapan embriologi yang dijelaskan di dalam Al Qur’an yaitu sebagai berikut :
  1. Nuthfah (setetes)
  2. alaqah (bentuk seperti lintah atau segumpal daging, atau sesuatu yang tergantung)
  3. Mudhghah (seuatu bekas dikunyah atau segumpal daging)
  4. idzhaam (tulang atau kerangka)
  5. Kisaa al ‘idzham bil laham (membungkus tulang dengan otot)
  6. An Nasy’a (pembentukan fetus yang sudah jelas)
Tahapan embriologi yang diterangkan dalam Al Qur’an pada dasarnya berdasarkan pada pengidentifikasian bentuk (morfologi) dan ukuran yang lebih akurat dan mudah dipahami. Maha Suci Allah, Pencipta Yang Paling Baik.
Wallahu a’lam Bishshawab
Sumber :
  1. Al Qur’anul Karim
  2. Abu Salma Muhammad, 2007. Mukjizat Embriologi di Dalam Al Qur’an. On Line : 15 Maret 2012

Tuesday, December 13, 2011

Mana Ikhwan Untukku ?

Tulisan ini banyak ibrahnya, mangga di ambil manfaatnya..ini bukan tulisan saya, saya hanya copast..sumber aslinya saya lampirkan dibawah dari tulisan ini..
bismillah
...............................................

BLEDERR!! Subhanallah, kaget bukan buatan setelah kubaca pesan singkat di ponsel. Allah, ada yang hendak melamarkuuu! Ini sebuah prestasi, eh (mikir) ya prestasi. Aku baca ulang; hmm, apa ada yang keliru dengan cara ini?
Mirror mirror on the wall, pantaskah aku mendampinginya?” sedikit gila, aku ngobrol dengan kaca meja rias.
Kenapa mesti ngaca, orang seperti dia tentu melamar perempuan bukan karena fisik, kaca menjawab. Tapi sepertinya itu suara hatiku.

Umar. Nama sahabat Nabi, juga nama sahabatku. Mungkin sama kualitas jika hidup semasa, analisaku saja. Umar—yang kawanku—sejak SMA selalu berprestasi, pikirannya tajam, sikapnya tegas, saleh tentu saja. Dan, posturnya itu… wajahnya itu… astaghfirullaha’azhim. Aku pernah mengaguminya sebelum hijrah. Lalu aku tobat, karena kekagumanku bertepuk sebelah tangan.
Diterima di kampus yang sama, aku dan Umar berbeda fakultas. Jika bertemu tidak saling sapa, tentu saja, kami tidak saling pandang. Tapi aku hapal bayangannya, karena tiga tahun di SMA kami selalu satu kelas.

Tidak ada yang kebetulan. Hari ini, di hapeku, pada sebuah pesan yang kupastikan tak salah kirim, seorang kawan yang lain mengabarkan keinginan Umar melamarku.
Wiwi nama kawanku itu, agak aneh memang. Menggambarkan orangtua yang tidak kreatif, halah! Ia sudah menikah dua tahun lalu, curi start padahal kuliahnya belum lagi kelar. Sekarang kami sarjana, tapi menganggur. Tidak apa, kan ada suami yang menanggung biaya hidup. Prinsip yang salah. Tolong, kembalilah ke topik!
Wiwi, aku, dan Umar satu organisasi, sebuah lembaga dakwah skup terbesar di kampus. Tidak ada yang istimewa dengan persahabatanku dan Wiwi, kecuali bahwa dia menikah dengan kakak sepupuku, dan kami pernah bertengkar gara-gara pada sepupuku itu, kuceritakan kisah Wiwi yang dulu pernah sms-an ganjen dengan ikhwan senior.
Kami saling diam, lalu berbaikan lagi saat lebaran. Bertengkarnya pada dua hari terakhir Ramadhan.

Ke nomor ponselku, Wiwi yang tidak istimewa mengirimkan pesan ajakan ta’aruf dari Umar. Apa lagi yang hendak dikenalkan? Ayolah Umar, bukankah kita sudah saling kenal. Kadang-kadang agresif itu tidak baik, nuraniku angkat bicara.
Hatiku berbunga-bunga. Tombol gulir kuarahkan ke bawah, menuju huruf ‘e’, memanggil seseorang yang kuberi nama ‘em-er’ pada ponsel.
“Assalamu’alaykum. Apa kabar, Mbak? Djkalhf fieoifepi dkajdkajs kugruipgoripogsw…” sebagai orang Indonesia, etika berbasa-basi hukumnya wajib.
… terus berbicara sambil melihat jam, pulsa berlari kejam karena beda operator …
Mbak Em-er adalah penasihat spiritualku, ya kalau berlebihan sebut saja guru ngaji. Teman berbagi masalah yang bertemu muka satu pekan sekali. Kadang-kadang libur juga jika ada acara besar, dan pertemuan dialihkan ke acara besar itu.
“O begitu… umur Ika sekarang berapa?”
“Dua satu, Mbak,” jawabku mantap. Masih muda kan, tapi sudah laku, gila!
“Sayang loh, masih muda banget. Energinya masih bisa disalurkan buat umat.”
“Memangnya kalau sudah nikah nggak bisa ngurusin umat lagi ya, Mbak?” tanyaku lugu.
“Bisa. Tapi harus berbagi dengan suami, anak, rumah… ya kan?”
Kok nanya balik, mana aku tahu. “Jadi gimana, Mbak?”
“Tunda dululah. Lagipula kita punya jalur kok, Ika tunggu saja proposal nikah dari ikhwan lewat Mbak. Insya Allah lebih bisa dipercaya.”
Aku kaget lagi. Benar-benar simalakama. Lantas aku pusing, antara Umar dan Mbak Em-er. Aku cinta keduanya. Apa? Keliru, aku cinta Mbak Em-er. Umar bukan siapa-siapaku, tidak lebih utama dari penasihat spiritual utusan struktur wilayah.
Wiwi ikut kaget mendapat balasan pesan dariku. Lewat telepon, ia khutbah tanpa naskah. Tapi Wiwi hanya tokoh tidak penting, ia marah karena tidak mampu menyenangkan hati Umar. Dan asal tahu saja, Wiwi nikah lewat jalur swasta. Kakak sepupuku, yang shalihnya biasa-biasa saja, langsung datang menemui orangtua Wiwi, tidak lewat ustadz.
***
Sepekan kemudian.
Dasar mimpi, tiga hari berturut-turut Umar hadir di sana. Tapi syukurlah, ketaatanku pada Mbak Em-er mampu meredam keinginan yang menurutku tak pantas itu. Prinsipku, yang baik untuk yang baik. Itu kata Quran, jadi santai saja.

Empat bulan berikutnya.
Tapi, ‘santai’ itu cuma gampang diketik. Kini, setelah dengan pongah kutolak Umar, hatiku hancur lebur jadi puing paling puing. Undangan pernikahan Umar tergeletak manis di meja kamarku. Wiwi dengan sangat girang mengantarkannya, bahkan sampai ke kamar. Dia tentu tahu, malam ini bantal gulingku akan banjir.
Betul kata Quran, yang baik untuk yang baik. Umar menikah dengan seorang akhwat yang kelihatan biasa-biasa saja, tapi aku tahu hapalannya banyak, rajin tahajjud dan puasa sunnah. Jangan tanya dari mana aku tahu, akhwat itu binaanku. Sasi, akhwat yang dari segi fisik bertipe standar, tapi membuatku gentar dan kapok untuk mengevaluasi amalan binaan di akhir kajian. Lagi-lagi Umar melamar anak orang tanpa lewat ustadz atau siapalah yang cukup punya label untuk disegani. Mungkin karena Wiwi dianggap tidak kapabel jadi comblang, Umar datang sendirian menemui orangtua Sasi. Karena orangtua Sasi sudah setuju, binaanku yang dahsyat itu kemudian meneleponku bukan untuk minta restu, tapi sekadar mengabarkan rencana pernikahannya. Oh dunia, kau seperti ibu tiri!
Melihat kenekatan cara Umar, kupikir ia tidak dalam lingkaran pengajian lagi—aku cukup berharap, agar hati ini sedikit terhibur—tapi melihat tamu yang hadir di walimahan sederhana itu, makin retak jantungku. Rupa dan bau mereka familiar semua.

Hari ini, pada ulang tahun ke enam hancurnya hatiku.
Penasihat spiritualku sudah lima kali ganti. Sekarang kajian pekanan diisi oleh Mbak Em-er Lima, tapi aku masih sendiri. Setia menanti janji Em-er memberi ikhwan yang lebih pantas untukku. Kabarnya, biodata yang kuukir-ukir dulu sudah menguning di laci besi milik Kaderisasi.

Kulihat kerut dahi Bunda makin bertambah, apalagi jika keluarga datang silaturahim. Orang-orang tak kreatif itu seperti tak punya bahan selain membahas jodoh.
Bunda seperti orang dapat wangsit, selalu optimis menyiapkan segala hal untuk rumah tanggaku kelak. Beberapa alat dapur yang masih baru beliau tandai dengan inisialku, sebagai jatah karena tak mampu memberi warisan sepetak sawah, tanah, atau rumah seperti di sinetron-sinetron.

Melihat semua itu, baru kusadari; aku kualat.
Enam tahun lalu aku meminta izin pada orang yang bahkan tak ingat berapa usiaku, dan sekarang yang bersangkutan tak bisa dituntut pertanggungjawabannya. Ke mana materi kajian? Aku bahkan lupa untuk shalat istikharah, karena ketaatanku salah tempat. Kesadaran yang mutlak telat, bahwa posisi syariat berada di atas aturan atau AD/ART organisasi mana pun.

Sekarang Umar sudah beranak tiga, sedang aku hanya berharap segera melepas predikat single sebelum berkepala tiga. Tak berani terus terang pada Bunda soal enam tahun lalu, khawatir keijabahan doanya sebagai ibu pudar sebab kecewa.
Menurut teori, seharusnya aku berusaha. Maka ikhtiarku kali ini adalah mendongkrak doa Bunda untukku yang kuyakin selalu ada dalam shalat malamnya. Usia sudah menyurutkan semangatku untuk aktif, termasuk menjemput jodoh—entah dengan cara apa. Terbukti, sekarang aku lebih melow, tidak lucu lagi.
Contohnya pada detik ini, sekompi orang dari pihak Ayah datang ke rumah, ujug-ujug menawarkan beberapa laki-laki kampung mereka untuk dijadikan menantu Ayah-Bunda. Ada yang juragan kambing, tauke sawit, PNS,….
“Tapi ya… mereka nggak jenggotan. Celananya biasa aja, nggak cingkrang. Biarlah, daripada yang jaga masjid itu, jidatnya item tapi makan aja nunggu dikasih warga.”
“Bla.. bla.. bla..”
“Gimana, Ka?” tanya Bunda.
Serrr… Bunda tidak serta merta memberi keputusan, beliau lebih dulu bertanya padaku. Jangankan menjawab, hatiku malah berdarah-darah mengingat kedurhakaanku melangkahi otoritasnya sebagai orangtua.

Tuesday, November 1, 2011

Mulai suka membaca


 Bismillaahirrahmaanirrahiim….

Membaca bukan merupakan hal yang mudah bagi saya. Saya sangat suka membaca, tetapi bukan bacaan-bacaan yang berat melainkan bacaan yang ringan seperti komik. Banyak sekali tumpukan komik di kamar yang saya koleksi sejak tahun pertama kuliah. Hingga suatu saat, sebuah pertanyaan menohok menimpaku. Seorang ustadz berkata dalam sebuah forum kajian yang saya hadiri, “kalian sebagai seorang muslim, sudah sejauh mana menjadikan Rasulullah sebagai idola ? setiap kali ditanya, siapa idola kalian ? kalian akan menjawab, Rasulullah. Tapi, apakah kalian sudah membaca kisahnya ? bahkan buku sirah pun tidak ada dalam rak buku di kamar kalian, saya yakin itu !”.

Sejak saat itu pikiranku mulai berubah, mulai coba ku lirik buku-buku sirah di toko buku, tapi sayang sekali, bukunya tergolong buku yang harganya cukup mahal. Akhirnya, niat untuk membeli buku sirah ku tunda dulu sejenak, menunggu hingga memiliki cukup banya uang untuk membeli sebuah buku sirah. Waktu terus berlalu hingga cukup lama sejak kajian tersebut, hingga saya lupa akan niat untuk membeli sebuah buku sirah.
…………………………………………………………………………
Saat itu saya sudah benar-benar hampir melupakan niat untuk membeli buku sirah, hingga ketika saya diberikan tugas untuk membaca oleh seorang kakak kelas di fakultas. Ketika itu beliau meminta kepada saya untuk membaca 3 buah buku, salah satu diantaranya adalah sirah nabawiyah. Dengan sedikit uang yang ku miliki, ku putuskan untuk membeli sebuah buku, bukan buku sirah dengan alasan harganya yang mahal.

Ku coba untuk membaca buku yang sudah ditugaskan untuk dibaca itu, yang ku dapatkan adalah hal-hal yang luar biasa, banyak sekali kisah-kisah heroic nan apik yang diceritakan di dalam buku tersebut. Buku itu banyak sekali mengutip kisah-kisah para sahabat, kisah perjalanan hidup Rasulullah dan detik-detik heroic saat peperangan di zaman Rasulullah. Buku itu benar-benar menggoda hati ini untuk membaca kisahnya langsung dari sumbernya, sirah nabawiyah.
Akhirnya dengan duit seadanya, ku putuskan untuk membeli sebuah buku sirah. Betapa senangnya hati ini saat membelinya, tak sabar ingin cepat pulang dan sampai di kos untuk membaca buku tersebut. Setiba di kos, ku coba untuk mulai membaca buku sirah yang baru saja ku beli.

Dengan penuh semangat ku buka lembaran demi lembaran dari buku sirah itu. Ku baca dengan penuh gairah satu persatu kata yang ada. Tapi, beberapa lembar kemudian, semangatku menurun, aku mulai mengantuk, dan harus ku akui bahwa buku ini sangat membosankan. Bagaimana tidak ? saya harus berhadapan dengan berbagai silsilah keluarga bangsa arab dengan nama-nama khas arab yang mirip-mirip, itu benar-benar membosankan. Lalu aku berpikir, dimana kisah-kisah menariknya ???

Ditengah kebosanan saat membacanya, aku teringat kembali perkataan seorang ustadz yang berkata tentang pentingnya membaca dan mengetahui sirah Rasulullah, akhirnya aku berupaya untuk bisa istiqamah dalam membacanya. Dengan kondisi sebosan apapun, ku coba untuk tetap mengamati cerita dalam buku itu, halaman demi halaman. Hingga akhirnya bab tentang silsilah keluarga arab pun berhasil ku lewati.

Memasuki bab berikutnya kisahnya semakin menarik. Rasulullah dan shahabatnya benar-benar pahlawan dunia. Kisahnya apik dan sangat menggugah. Tidak sia-sia aku berupaya untuk istiqamah saat membaca bab-bab awal. Buku yang tadinya ku rasa cukup membosankan ini kemudian menjadi buku yang terus selalu ingin ku baca. Setiap kali ku hentikan membacanya untuk melakukan aktifitas yang lain, rasa untuk membuka lembaran-lembarannya kembali untuk melihat kelanjutan kisahnya semakin kuat. Buku yang addictive.

buku itulah yang membuat saya menjadi seorang yang suka membaca, buku apik yang mengisahkan kehidupan seorang manusia yang paling sempurna akhlaknya, buku yang sangat patut dibaca oleh setiap muslim, sirah nabawiyah

Monday, October 31, 2011

Al Qur'an dan Embriologi

Bismillaahirrahmaanirrahiim…
“kemudian kami menjadikannya air mani (yang disimpan) dalam tempat yang kokoh  (Rahim).  Kemudian, air mani itu kami jadikan sesuatu yang melekat, lalu sesuatu yang melekat itu kami jadikan segumpal daging dan segumpal daging itu kami jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu kami bungkus dengan daging. Kemudian kami menjadikannya makhluk yang berbentuk lain. Maha suci Allah, pencipta yang paling baik.”(QS. Al Mu’minuun 13-14)
Ayat di atas merupakan sebagian bukti yang menunjukkan akan kebenaran Al Qur’an. Sebuah kitab suci yang senantiasa dijaga keasliannya oleh Allah ta’ala.
Sebuah hal yang sangat disayangkan, akhir-akhir ini kita menemukan orang-orang yang tidak lagi berpegangan pada Al Qur’an dan Sunnah bahkan tidak sedikit diantaranya yang mengajak orang lain untuk menjauhi Al Qur’an yang menurut pandangan mereka sudah ketinggalan zaman. Mungkin..inilah penyebab utama kemunduran umat Islam saat ini.
Umat islam pernah memberikan masa yang terang bagi dunia ini, banyak sekali penemuan-penemuan baru yang memperkaya keilmuan di dunia dan tidak sedikit diantaranya menjadi landasan untuk keilmuan modern yang kita nikmati saat ini. Sebut saja ibnu sina, salah satu ilmuan islam yang sangat dikenal didunia ini. Taukah kalian bahwa dialah “bapak pengobatan modern” ? salah satu buku karangannya telah menjadi rujukan dunia kedokteran selama berabad-abad, itulah buku Qanun fi Thib, hingga saat ini buku Qanun fi Thib masih menjadi buku rujukan dunia kedokteran terlama sepanjang masa.
Taukah kalian ? dibalik semua itu, dia adalah seorang yang hafidz Qur’an. Ada yang mengatakan dia menghafal Qur’an di usia 7 tahun, ada juga yang mengatakan dia menghafal Qur’an di usia 11 tahun. Hikma yang dapat kita ambil adalah beliau mempelajari Al Qur’an terlebih dahulu sebelum mempelajari yang lain. Beliau menggali berbagai macam ilmu di dalam Al Qur’an kemudian membuktikan kebenarannya dengan berbagai macam penemuan yang dilakukannya.
Lalu..kenapa kita menghindari Al Qur’an ?? seolah-olah kita tidak pernah ada waktu untuk sedikit membaca Al Qur’an. Mungkin itulah yang menyebabkan orang-orang berilmu di masa sekarang ini kebanyakan tidak memiliki moral yang baik. So..mari pelajari Al Qur’an, semoga dengannya Allah menjadikan kita salah satu ilmuan besar di zaman modern ini.. J

Seorang professor ketika ditanyakan tentang ayat di atas berkata :
"Sungguh menyenangkan sekali bagiku untuk membantu menjelaskan peryataan mengenai perkembangan manusia dalam Al Qur'an. Sangat jelas bagiku bahwa peryataan-peryataan ini pasti datang kepada Muhammad dari Allah, karena hampir seluruh pengetahuan ini belum diketemukan hingga beberapa aad kemudian. Hal ini membuktukan kepadaku bahwa Muhammad pasti adalah seseorang utusan Allah."
Dialah Professor Keith L. Moore

Sunday, June 12, 2011

Mereka berubah

Ada sesuatu yang terkadang hanya dimengerti oleh dirimu...
bagaimana orang-orang yang engkau kenal mulai berbeda dalam melihat dirimu...
meskipun mereka bersikap biasa saja...
tapi engkau menyadari...bahwa mereka berubah...

mereka tidak akan kembali...
karena tidak menyadarinya...
bagi mereka semua terasa biasa saja...
tapi engkau menyadari...bahwa mereka berubah...

dihadapanmu hanya ada kegelapan..
satu persatu orang disekitarmu mulai berpaling..
ada yang menertawakan..ada yang menghina..
mereka berpikir engkau tidak menyadarinya...
tapi engkau menyadari..bahwa mereka berubah..

tundukkanlah dirimu padaNya..
satu cinta yang tidak akan pernah pudar...
tidak akan pernah berubah...
tidak akan mengecewakan...
tidak akan menjatuhkanmu...
tidak akan mempermalukanmu...
Cinta yang kekal Abadi...Allah..Allah..Allah...

Friday, May 20, 2011

Ramadhan Selalu Berkesan

bismillah...
hmm...sepertinya ini ramadhan yang tersibuk yang pernah ku lalui...wah..luarbiasa !! banyak kisah menarik yang tak akan terlupakan...^^
semua di awali dengan jalan2 ke kwaru sblm ramadhan...hehee, mmberi semangat tersendiri sebelum masuk ramadhan..

beberapa hari sebelum ramadhan kmrn d panggil pengelola, katanya ada hal penting yang mau dbicarakan...
diawali dengan basa-basi habis itu beliau bilang... "mas sudah menyeleksi siapa aj yang akan akan kultum di masjid pas ramadhan.."
dlm hati ku berkata "lho...berarti yg latihan kemarin nda semuanya kultum y..?"..lalu muncul perasaan tidak enak...hmm.. ??
beliau bilang "kalian bertiga terpilih u/kultum di masjid, ni ada waktu2 kosong diramadhan..silahkan antum pilih mau hari keberapa ??"
huaaa...saat itu aku berpikir,,"tau gini kemarin ga usah ikut latihan aj.." >,<
haah...y sdh...
tidak lama kemudian undangan dari masjid pun datang dan temanya juga sudah ditentukan...hmm,,syukurnya temanya sama dengan yang ku dapatkan saat latihan..hehee :)
tapi tetap perlu penguatan dalil..jadi, lngsung pnjem buku k boss..

ramadhan pun datang menghampiri...dan saat itu sedang tersibukkan dengan training bimbing...
hahaa..kalau di inget2 lucu banget,,nekat bergerak padahal tak ada uang ditangan...terimakasih ya teman2 :)
pas PPSMB lebih seru lagi,,"bimbiiiiiing...briefing !!" haah..briefing sudah jadi rutinitas...
lebih seru lagi pas expo lembaga...hihiii...lari bolak-balik stand KaLAM (gazebo)-stand bimbing (TM),,hehee..hari itu saya bermuka dua... >,<

akhirnya PPSMB pun berakhir dengan kisah2 menariknya...terimakasih buat teman2 koord bimbing yang selalu ceria...ketawa-ketiwi ga jelas d stand...hehee
oy, ada yang lupa satu moment yang sulit dilupakan saat PPSMB pas buka bareng di depan inter...hehee seru2..

sekarang masuk rimfa...
hahaa,,,ini lebih seru lagi, selau buat deg-degan..
hari itu pas selesai kuliah, mau shalat dzuhur...tiba2 di samperin, "ms..kultum y ?? ga ad yang bs ni..."
ku blg..."lho ?? ga siap...temanya apa to ?".."hal2 yang membuat puasa sia2" katanya..
oke..baiklah...syukurnya saya sdh tau soal itu...tinggal mengingat kembali dalilnya...dan alhamdulillah pas lagi bawa buku referensinya hari itu..
jadi bisa lihat dalilnya...
deg..deg..deg..saatnya maju...
eh,,ternyata mati lampu...dalam hatiku.. "hahaa..terulang lagi kejadian mati lampu pas ngisi...sama seperti waktu ngisi motivasi organisasi di raker himika.."..alhamdulillah semuanya berjalan lancar meski sudah pasti tidak semuanya bisa mendengar suaraku..
besok-besoknya beberapa kali waktu dzuhur dminta lgi, "mas. kultum ya..ga ada yang bisa ni.." hiks..hiks..
alhamdulilah..selalu ada orang lain yang profesional yang bisa menggantikan...
yah..begitulah..waktu dzuhur tiba, siap2 lihat HP,,hehee

eh...ada yang kelewat..
pembukaan rimfa...nasyid...tampil perdana 3 orang.. :) hahaaa
habis PPSMB malamnya kami bertiga kmpul d ibsin, jam 10 mlm...pilih2 lagu, trus latihan...eh..besoknya tampil...
yah..tetap memberikan yang terbaik..semoga memuaskan.. :)

nonton bareng...
yang ini lebih parah lagi...lagi nnton asyik2 trus di bilang, "bro..kamu yang pemaknaan ya ??" ..."soalnya ms nazar ga bisa"
hmm..oke !! "5mnit..." katanya. waduh, ngomong apa 5menit ? "di lamain dikit" sy blg. "ya udh..10 menitan" katanya. oke !!
haah..syukurnya film itu sudah ku tonton berulang kali...alhamdulillah semua mmerhatikan dengan baik apa yang ku jelaskan..^^
hehee...maaf ya, soalnya sy tetap saja bukan ahlinya...

wawancara AAI..
yang ini paling aneh...adek2 yang mau ku wawancara pada berebut semua..ga biasanya..
semuanya ku tanyakan.."dek, mau mentor yang kayak apa ?" mereka jawab "yang kayak mas sj..^^
hehee..maaf y dek, kyknya gbs..slnya saya kn IK, klu ikhwan yg IK ttp jadi pemandu yang IK...gbs mandu yng PD.. maaf y >,<

malam itu...ba'da isya..
pengelola mengumpulkan para santri...beliau bilang "sabtu nnti akan ad lomba tahfidz dn fahmil Qur'an"..beliau mnyebutkan nama2 yang akan ikut lomba tahfidz Qur'an kemudian blg "sisanya ikut lomba fahmil Qur'an !"
huee...sy lgsung ngacung..."afwan mas, kyknya gbs". "antm ad agenda ap emangnya ?". sy jwb "ngisi sambutan di seminar kemuslimahan"...beliau blg "knp ga akhwat aj ?" nah lho...
begini ceritanya...
katanya sahabat itu, dari dekanat ga ada yang bs ngisi sambutan soalnya undangannya belum masuk...trsu sy blg "y udh, ntar sy hub wadek..semoga beliau bs.."
trus kata sahabat itu, "kalau beliau bs, antm tetap ya..sekalian temenin beliau.." yah... >,<
alhamdulillah beliau bs...

sy pkir sy ga d masukkan dalm dftar yg ikut lomba...tp..tiba2 dpt sms..
"berdasarkan keputusan pengelola dan santri...u/lomba fahmil Qur'an..tim 1 : ashar, hengky, ardian.." hiks..hiks..ya sudah,,semangat !!

hah...terjadilah hari yang pling padat dalam ramadhan kali ini...ad 4 agenda dalam waktu bersamaan..
lomba fahmil...sambutan semmus...kerjain tugas kelompok...latihan nasyid..
hue...bingung..
akhirnya sy putuskn u/ngisi sambutan dulu, habis itu balik lg u/ikut lomba...tugas kelompok dn latihan, terpaksa harus di korbankan..
cepet k kampus...ngisi sambutan, habis itu cepet2 plg...trus ikut lomba...
yup..tetap ad resikonya...
dapat sms dari sna sni..."km dmn ?",.. "antm dmn ?"
lomba pun dimulai...
selesai lomba akhirnya bisa bernapas lega...hah..alhamdulillah...dapat juara 1..^^
hehee..dapat hadiah buku yang selama ini ingin ku beli tapi mahalnya bukan main... "fiqh sunnah, sayyid sabiq" :)

habis itu langsung menuju kampus u/latihan nasyid...
tugas kelompok ? sy blg ntar tugas ku akan ku kirim k email...

smpe kmpus...ada lomba masak..^^

ahad 29 agustus...training motivasi for Maba
dateng k kmpus smbil bawa "3N"...hehee, soalnya sdh janji sm tmn2 akn ku kirimkn k email malamnya...
latihan nasyid bentar...selesai...siap tampil !!
hari itu sy bersyukur karena pake koko, kalau ga..msti sdh d kasih atribut yg aneh2..
k audit u/ngasih kenang-kenangan k pmbicara...dan...tampil...
lagu petama selesai...alhamdulilah..
skrg lgu k dua..huaa lupa teks >,<
keliling2 cari teks...jd G-Je..hehee
yah...alhamdulillah lancar..

sorenya k panti...
mulai lah terjadi obrolan aneh... >,<

lomba nasyid...penutupan...mengakhiri rangkaian rimfa..
Alhamdulillah..lncar !! jazakumullah buat tmn2 yang telah berusaha mnghadirkan yang terbaik selama ramadhan kmrin.. :)

....
terlalu asyik dengan agenda2 kampus...sy lupa mmpersiapkn materi u/kultum, padahal kultumnya tgl besok.. >,<
pas bgn sahur lngsung nyari kertas..tulis2 point yng akn d smpaikan...siap !! fiuh...sahur..^^

ada lgi yang sdkit menakutkan...
field trip.. T,T ...itu field trip yg pling aneh..smoga tdk berakibat panjang^^

hmm...
hari kepemanduan bersama^^
keren banget !! senengnya melihat adek2 yang sangat terbuka padahal baru sj ketemu...
pada curhat semua...bahkan ad yg privat setelah sesi kepemanduan..^^
biasanya kalau kenalan kn tuker2 no HP...kalau ini tuker2n no bapak sm ibu..hehee
biar entar bapak ibu tau mau tanya ke mana kalau no anaknya tiba2 ga aktif...soalnya ni pada ank perantauan semua... :)
jgn d hapus y...^^
sipp2..semoga forum qt barakah ya dek..^^

jumat terakhir d kampus...misfakes
sedikit sekali yg datang..hah..sangat d sayangkan. pdahal pmbicaranya keren, dn pdahal itu adalah moment terakhir d ramadhan u/bersua dengan tmn2 fakes...
yah...hidayah memang milik Allah...dan kesempatan adalah pemberian Allah..
alhamdulilah, hari itu sy di beri kesempatan hadir...
beliau mmbacakan surat Adz-Dzariyat ayat 15-18.
"Sesungguhnya ORANG-ORANG YANG TAQWA dekat mata-air di dalam taman, Diterimanya karunia Tuhannya. Karena sebelum itu mereka berbuat kebajikan,TIDUR DI MALAM HARI SEDIKIT SEKALI MEREKA LAKUKAN, Di ujung malam mereka memohonkan ampunan Tuhan,..."

ayat itu sungguh menjadi motivasi untuk mengejar keutaman ramadhan d hari-hari terakhir..
dn beliau mengatakan dengan penuh semangat.. "kalau saja di 2 pkan yng lalu kalian semua masih lalai...maka saya yakin..kalian semua pasti masih bisa meraih keutaman ramadhan !!!"

itu kisah kampus...
sisanya udah libur...

......
malam itu ba'da maghrib...cepet2 ke jogokariyan soalnya ada tamu istimewa^^
alhamdulillah dapat...keren banget !! kultumnya beliau mantab...di awali dengan kalimat yang tidak biasa dan d akhiri saat semua jama'ah sedang fokus, sedang menerka kira2 kalimat apalagi yang akan keluar dari beliau...tiba2 "wassalamu'alaikum"...sangat singkat !! tapi sarat makna dn pesan..^^

besoknya ada lagi...di MMTC..
alhamdulillah bs ketemu lgi...
luarbiasa..dalam 2 hari bs ikut forum beliau 3x..^^
ada kalimat yg menarik dr beliau d salah satu forum beliau... "berbuat baiklah semampu kalian..lalu publish ia k public !! ini bukan masalah riya !! tp ini agar orang2 tau..bahwa antum semua adalah orang2 baik !!"

begitulah kisah ramadhan ku...sungguh tidak terlupakan..^^
semoga bs dipertemukan kembali pada Ramadhan tahun depan..amin
Alhamdulillah...ini adlah ramadhan yang sangat berkesan, banyak sekali pembelajaran...melakukan hal2 yang belum pernah ku lakukan...
luarbiasa !!!
Alhamdulillah..ku bersyukur atas pemberian-Mu ini...

Menikmati Sore Hari @Youth Center

hmmm...matahari...
dia selalu hadir tepat pada waktunya,,,dan akan pergi jika saatnya tiba...
padahal manusia sangat membutuhkannya...
sinarnya memberikan kehidupan, kehangatan, memunculkan semangat dan harapan baru di setiap kehadirannya...
tapi kenapa dia harus pergi ?

ketika dia pergi...malam pun tiba...
manusia berupaya mencari hal yang bisa menerangi selayaknya matahari...
berupaya menemukan sesuatu yang dapat menhangatkan sehangat matahari...
manusia berupaya untuk mencari penggantinya...

emm...sepertinya dia paham bahwa dengan kepergiannya...manusia menjadi mandiri...
mungkin dia tidak ingin membuat manusia manja...
begitulah peran yang diberikan Sang Maha Pencipta padanya...
yang jelas...sesuatu yang berlebihan itu, meskipun sangat bermanfaat sesuatu itu maka akan menimbulkan mudharat...
dan...Sang Maha Kuasa ingin menunjukkan bahwa dibalik gelapnya malam...ada bulan yang indah menerangi...
memantulkan cahaya dari sahabatnya meskipun dia sebenarnya tidak dapat bercahaya...
ditemani dengan taburan bintang yang bercahaya di langit malam yang gelap dan terasa luas itu...

karena memang...matahari, bulan dan bintang itu menginginkan manfaat bagi manusia...
sesungguhnya Allah telah menundukkan apa yang ada di langit dan di bumi bagi kita, umat manusia...
hingga di akhir kehidupan nanti, matahari akan mendapatkan perannya yang lain untuk menunjukkan kebesaran Allah dan betapa adzab Allah itu sangat pedih...

wallahu a'lam...

selasa, 09 november 2010
menjelang maghrib @ barak pengungsian youth center...

Monday, May 16, 2011

Tersenyumlah^^

apabila anda merasa susah, tertimpa berbagai duka dan kesedihan, maka tersenyumlah, barangkali senyum bisa menghilangkan berbagai kesalahan dari dirimu.

apabila anda fakir dan merasakan pedihnya rasa membutuhkan, maka tersenyumlah, barangkali kefakiran ini lebih baik bagimu karena menghalangimu dari keangkuhan yang disebabkan kekayaan dan kesombongan yang disebabkan kemewahan, serta menghindarkanmu dari fitnah dunia.

apabila anda sakit, tidak bisa meninggalkan tempat tidur dan hanya bertemankan kasur putih, maka tersenyumlah, sebab rasa sakit dapat menjadi penyuci kesalahan-kesalahanmu, obat hatimu, dan dapat membuat anda bertaubat terhadap Tuhanmu.

apabila anda dizhalimi seseorang dan dihinakan oleh orang yang menzhalimimu, maka tersenyumlah, karena anda adalah orang dizhalimi bukan menzhalimi. pujilah Tuhanmu, mintalah perlindungan-Nya bagi dirimu, sehingga anda tidak berada pada posisinya dan dia berada pada posisimu.

apabila anakmu meninggal dan anda kehilangan buah hati, maka tersenyumlah, karena dia akan memberi syafaat bagimu dan mempersiapkan bagimu minuman (di akhirat kelak). dia pergi dengan kesedihannya, serta meninggalkan pahala dan balasannya.

apabila anda di penjara dalam keadaan terzhalimi dan ditempatkan dalam ruangan sempit sendirian, maka tersenyumlah, barangkali Allah SWT menghalangimu dari kemaksiatan, menyelamatkanmu dari bencana, dan menjagamu dari kebinasaan.

intinya _Tersenyumlah Selalu_^^

referensi : 'isy kariiman (Dr. 'Aidhil al-Qarni)

Sunday, May 15, 2011

kisah sikecil part 1

bismillah...
kisah ini saya ambil dari sebuah kisah nyata, sebuah peristiwa yang dialami oleh seorang teman. seorang teman yang tidak dapat terpisah dari diri saya, itulah dia si kecil.

saat itu bulan november 1990, sikecil baru saja lahir, dia lahir disebuah rumah yang sangat sederhana. sikecil ini memberikan sebuah harapan besar bagi ayah dan ibunya serta keluarga besarnya karena dia lahir dalam kondisi normal, karena sebelumnya sikecil telah didahului kakaknya yang telah lahir terlebih dulu akan tetapi dalam kondisi yang cacat. begitulah, sejak itu harapan besar keluarga berada dipundak sikecil, tidak hanya ayah dan ibunya, melainkan juga seluruh keluarga besarnya.

dua bulan setelah kelahiran sikecil, ayah dan ibunya memutuskan untuk merantau, pergi dari kampung halaman. ayah dan ibunya memutuskan untuk pergi ke sorong papua barat. mereka berharap bisa mendapatkan kehidupan yang lebih layak, harapan itu mencuat karena saat itu sorong sedang melakukan penerimaan pegawai negeri sipil. dengan modal yang sedikit dan bekal kenalan dari keluarga, ayah dan ibunya akhirnya memutuskan untuk berangkat ke sorong. sikecil pun dipilih untuk menemani perjalanan kedua orangtuanya. ayah dan ibunya sangat berharap besar pada sikecil, hingga mereka tidak menginginkannya dididik oleh oranglain. sedangkan kakanya dibiarkan untuk dibesarkan oleh sang nenek.

perjalanan tidak seindah yang dibayangkan ternyata. ongkos yang disiapkan ternyata sudah habis saat baru saja menginjakkan kakinya di pelabuhan sorong. uang yang tersisa hanya sedikit, dan mereka bingung ingin digunakan untuk apa. akhirnya mereka memutuskan untuk menggunakan uang itu untuk menelpon kerabatnya yang berada di sana. mereka berharap bisa mendapatkan tempat untuk tinggal barang beberapa hari. akan tetapi, hasilnya nihil.

alhamdulillah setelah beberapa lama di sorong, mereka mendapatkan sebuah tempat tinggal gratis dengan syarat mereka mau membersihkan kebun dan kotoran WC. mereka sudah cukup senang dengan itu.

ayah dan ibunya tidak pernah lupa tujuan mereka ke sorong, setelah pengunguman persyaratan penerimaan pegawai negeri sipil diumumkan, sang ibupun tidak segan-segan mendaftarkan diri untuk bisa menjadi pegawai negeri sipil. setelah memenuhi semua persyaratan yang ada dan mengikuti semua prosedur yang telah ditetapkan, sang ibupun mengunggu hasil dari yang diupayakan itu.

hasil tesnya pun diumumkan, sayangnya ibu sikecil tidak diterima. ibunya tidak pernah putus asa, ia menunggu penerimaan yang berikutnya kemudian mencoba lagi, hal itu terus dilakukannya dengan harapan dapat diterima...ia mencoba hingga 6 kali periode penerimaan pegawai negeri sipil, akan tetapi hasilnya tetap saja tidak diterima...

_to be continue